'cookieOptions = {...};' SATUAN ACARA PENGAJARAN

Blog Informasi dan Hiburan Terbaru

Thursday, March 15, 2018

SATUAN ACARA PENGAJARAN


SATUAN ACARA PENGAJARAN

Pokok Bahasan                       : Musculoskeletal
Sub Pokok Bahasan                : Nyeri Sendi Pada Lansi
Hari / Tanggal                         : SENIN,  25 Mei 2015
Tempat                                    : Rumah keluarga Tn. S
Waktu                                     : Kurang lebih 1x30 menit sesuai dengan KBM
Sasaran                                    : Keluarga Tn, S
Penyaji                                    : MUNTAMAH SAMAK

I.       PENDAHULUAN
Lanjut usia adalah seseorang dengan usia lebih dari 60 tahun. Lansia adalah individu yang perlu mendapatkan prioritas kesehatan karena rentan terhadap penyakit sehubungan dengan penyakit degeneratif. Oleh karena itu perlu dilakukan perhatian dan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan agar lansia hidup sejahtera di masa senja.
II.    TAHAP IDENTIFIKASI
A.    Analisa kebutuhan
Dalam keluarga Tn. S terdapat anggota keluarga yang menderita rheumatik sehingga perlu dilakukan pengkajian, pemeriksaan fisik, serta tindakan keperawatan yang sesuai dengan masalah keperawatan yang ada pada keluarga Tn. S. Tujuan dari pembelajaran ini diharapkan remaja mampu mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan nyeri sendi.
B.     Karakteristik Peserta Didik
a.       Keluarga Tn. S
b.      Jumlah peserta tidak terbatas sesuai umur
c.       Keluarga Tn. S mampu melihat, dan mendengar
d.      Keluarga Tn. S mampu memahami penjelasan dengan menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa jawa.
e.       Keluaraga Tn. S mampu baca dan tulis dengan baik.
f.       Keadaan umum baik

III. TAHAP PENGEMBANGAN
A.    Tujuan Instruktusional Umum
Setelah diberikan penyuluhan selama 1x30 menit, diharapkan peserta dapat mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan nyeri sendi.
B.     Tujuan Instruktusional Khusus
1        Setelah diberikan penyuluhan peserta mampu :.
a)      Menjelaskan tentang pengertian nyeri sendi.
b)      Menjelaskan penyebab nyeri sendi.
c)      Menjelaskan tanda dan gejala nyeri sendi.
d)     Menjelaskan komplikasi nyeri sendi.
e)      Menyebutkan cara perawatan nyeri sendi.
f)       Menyebutkan cara memodifikasi lingkungan untuk nyeri sendi.
2     Untuk pencapain TIU, keluarga Tn. S  diberikan beberapa pertanyaan oleh pengajar dan diperbolehkan bertanya apabila belum jelas selama proses pembelajaran
C.     Metode
1.      Ceramah.
2.      Tanya jawab.
D.    Media
1.      Lenbar balik.
2.      Leaflet.
E.     Materi
a)      Pengertian nyeri sendi.
b)      Penyebab nyeri sendi.
c)      Tanda dan gejala nyeri sendi.
d)     Komplikasi nyeri sendi.
e)      Cara merawat penderita nyeri sendi.
f)       Cara memodifikasi lingkungan untuk nyeri sendi



F.      Strategi / Pelaksanaan
No.
Waktu
Kegiatan penyuluh
Kegiatan peserta
1.
5 menit
Pembukaan :
a.      Membuka kegiatan dengan mengucapkan salam.
b.      Memperkenalkan diri.
c.       Menjelaskan tujuan dari penyuluhan.
d.      Menjelaskan kontrak waktu.

a.       Menjawab salam.

b.      Mendengarkan.
c.       Memperhatikan.

d.      Memperhatikan.
2.
15 menit
Pelaksanaan :
a.      Menggali pengetahuan masyarakat tentang apa yang dimaksud dengan nyeri sendi.
b.      Menjelaskan penyebab nyeri sendi.
c.      Menjelaskan tanda dan gejala nyeri sendi.
d.     Menjelaskan komplikasi nyeri sendi.
e.      Menjelaskan cara merawat penderita nyeri sendi.
f.       Menjelaskan cara memodifikasi lingkungan untuk penderita nyeri sendi.
g.      Memberi kesempatan keluarga untuk bertanya.


a.       Memperhatikan dan menjawab soal yang diajukan.

b.      Memperhatikan.

c.      Mempehatikan

d.      Memperhatikan.

e.       Memperhatikan.

f.       Memperhatikan.



g.      Pengajar menjawab pertanyaan dari keluarga.

3.
5 menit
Evaluasi :
a.      Menanyakan kepada peserta mengenai materi yang telah disampaikan dan reinforcement kepada peseta  yang menjawab pertanyaan.
b.   penutup

a.       Menjawab pertanyaan.

G.    Setting tempat
A
 
 

B
 
B
 
                                                                                                      

 


      Keterangan : A.  Penyaji
                                         B.  Peserta
H.    Evaluasi
1.      Evaluasi struktur.
a.       Keluarga menempatkan diri sebelum penyuluhan dimulai.
b.      SAP sudah disiapkan 1 hari  sebelum pelaksanaan penyuluhan.
c.       Penyelenggaraan penyuluhan di rumah keluarga Tn. S
d.      Pengorganisasian penyelenggeraan penyuluhan dilakukan 1 jam  sebelum pelaksanaan..
2.      Evaluasi proses.
a.       Keluarga  mengerti terhadap materi penyuluhan.
b.      Tidak ada keluarga yang meninggalkan ruangan.
c.       2 orang dari keluarga Tn. S mengajukan pertanyaan.
d.      1 orang dari keluarga Tn. S dapat menjawab pertanyaan dari perawat dengan baik.
3.      Evaluasi hasil.
Evaluasi ini dilaksanakan ketika proses pembelajaran tel;ah selesai. Evaluasi ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana keluarga Tn. S memahami materi yang telah disampaikan meliputi
a)      Keluarga  Tn. S mampu menyebutkan pengertian Pengertian hipertensi penyebab nyeri sendi, tanda dan gejala nyeri sendi, komplikasi, cara perawatan, dan cara memodifikasi lingkungan untuk penderita nyeri sendi.
b)      Tolak ukur yang ingin dicapai, diharapkan keluarga Tn. S mampu menjawab pertanyaan dan alat ukur yang digunakan.
I.       Daftar pertanyaan
              Setelah diberikan penyuluhan kesehatan tentang nyeri sendi diharapkan keluarga mampu menjawab pertanyaan :
1.      Jelaskan kembali pengertian nyeri sendi dengan bahasanya sendiri dengan benar
Jawab : nyeri sendi adalah nyeri pada sendi yang terus menerus atau menahun.
2.      Sebutkan 4 dari 6 penyebab nyeri sendi
Jawab  :
·         Keturunan
·         Infeksi
·         Jatuh
·         Kecelakaan
·         Keseimbangan hormon
·         Nutrisi yang kurang
3.      Sebutkan 4 dari 6 tanda dan gejala nyeri sendi
Jawab :
·         Pegal-pagal pada sendi
·         Kaku pada pagi hari
·         Kemerahan
·         Bengkak
·         Kesemutan
·         Cepat lelah
4.      Sebutkan komplikasi nyeri sendi
Jawab
1.       kekakuan pada sendi
2.       nyeri / pegal-pegal
3.       semakin lama sendi tidak bisa digerakkan
4.       mudah jatuh

5.      Sebutkan cara perawatan penderita nyeri sendi
Jawab :
1.      istirahat yang cukup
2.      kompres dengan air hangat pada bagian yang sakit
3.      latihan pergerakan sendi terutama pada pagi hari
4.      hindari aktivitas dengan hentakan yang mendadak
5.      hindari makan jeroan dan makan makanaan yang mengandung banyak serat
6.      menyediakan makanan yang tidak mengandung kolesterol (jeroan dan kacang kacangan)
6.      Makanan yang dihindari untuk penderita nyeri sendi
·         Bayem
·         Emping
·         Nangka
·         Jeroan
·         Otak
·         Lemak

7.      Sebutkan makanan yang dianjurkan untuk penderita rheumatik
·         Sayur-sayuran kuning dan hijau seperti kangkung, wortel, tomat.

8.      Sebutkan cara mengompres untuk penderita nyeri sendi
Cara pertama :
1.      Siapkan handuk kecil dan air hangat pada baskom
2.      Celupkan handuk ke dalam baskom kemudian peras
3.      Kompreskan handuk hangat pada bagian tubuh yang terasa nyeri
4.      Ulangi mengompres 2 sampai 3 kali atau lebih sampai nyeri berkurang
Cara kedua :
1.      Siapkan botol kaca dengan tutupnya
2.      Masukkan air hangat kedalam botol kemudian tutup
3.      Kompreskan botol hangat pada bagian tubuh yang terasa nyeri
4.      Ulangi mengompres 2 sampai 3 kali atau lebih sampai nyeri berkurang
Cara ketiga :
1.      Siapkan 3 rimpang jahe kupas bersihkan
2.      5 lembar daun singkong
3.      ½ std kapur sirih
4.      Tumbuk halus
5.      Tambahkan air secukupkan
6.      Kompreskan pada bagian tubuh yang nyeri ulangi 2 sampai 3 kali dengan nyeri berkurang
9.      Cara memodifikasi lingkungan untuk penderita hipertensi :
Jawab :
1.        Menciptakan lingkungan yang nyaman
2.        Bila anggota keluarga sudah mengalami pandangan kabur ciptakan lingkungan yang aman (tidak licin)
3.        Pencahayaan cukup
4.        Terdapat pegangan untuk berjalan
5.        Rumah tertata rapi

J.       Dartar pustaka
      Corwin, Elizabeth J. 2009. Patofisiologi : Buku Saku / Elizabeth J. Corwin. alih bahasa, Nike Budhi Subekti ; editor edisi bahasa Indonesia, Egi Komawa Yudha, {et al.}. Ed.3. Jakarta : EGC
      Perhimpunan Dokter Spasialis Penyakit Dalam Indonesia. 2001. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Editor : Slamet Suyono. Ed.3.Jakarta: Balai Penerbit FKUI
        Zacky, Dzulfikar, 2008, Mengenal Arthritis Rheumatoid.  Di akses pada tanggal 4 mei 2011. Dari http://library.helvetia.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=read&id=supthelpp-- Dzulfikar Zacky -6.

 Mohon maaf ini adalah karya siswi Mustamah Samak yang mungkin dapat menjadi sarana memperkaya ilmu.






SATUAN ACARA PENGAJARAN Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Yudi